Setiap hari kita melihat langit berwarna biru. Tapi tahukah kamu bahwa warna itu bukan warna asli langit? Ini semua karena cahaya matahari dan proses yang disebut hamburan Rayleigh.
1. Cahaya Matahari Terdiri dari Banyak Warna
Cahaya putih matahari sebenarnya terdiri dari spektrum warna mulai dari merah hingga ungu, seperti yang kita lihat pada pelangi.
2. Hamburan Rayleigh
Ketika cahaya matahari memasuki atmosfer Bumi, ia menabrak molekul-molekul gas (terutama nitrogen dan oksigen). Molekul-molekul ini lebih kecil dari panjang gelombang cahaya tampak.
Proses ini disebut Hamburan Rayleigh, dinamai menurut fisikawan Inggris Lord Rayleigh. Aturannya sederhana: cahaya dengan panjang gelombang lebih pendek (biru dan ungu) dihamburkan lebih banyak daripada cahaya dengan panjang gelombang lebih panjang (merah dan kuning).
"Langit itu biru karena udara menhamburkan cahaya biru dari matahari ke mata kita lebih banyak daripada warna lain."
Lalu Mengapa Bukan Ungu?
Jika ungu memiliki panjang gelombang paling pendek dan dihamburkan paling kuat, mengapa langit tidak tampak ungu? Ada dua alasan utama:
- Matahari memancarkan lebih banyak cahaya biru daripada ungu.
- Mata manusia jauh lebih sensitif terhadap warna biru daripada ungu.